Sabtu, 30 April 2011

14 Februari

14 Februari,
Mereka bilang ini hari yang suci
Dan dengan segenap jiwa
Aku berdoa

14 Februari,
Berharap ia mengerti
Tentang apa yang kurasa
Bahwa aku sungguh cinta

14 Februari,
Adakah ia tau
Bahwa sampai nanti aku mati
Aku kan mencintainya slalu

14 FebruaRi
Hari ini aku berjanji
Atas nama cinta
Akan setia untuknya
Aku tau
Ada yang pisahkan kita
Setitik dinding itu
Bukanlah apa-apa
Percayalah
Pada kekuatan cinta
Kita tak kan kalah
Selama kita tetap bersama
Dan hari ini
 
14 Februari
Saatnya aku sematkan
Ungkapkan
Apa yang kurasa
Bersenandung dalam asa
Berharap bukan mimpi
Cinta kita akan abad

SXTIAP ORANG ADALAH PXNTING

  Seorang manager memberitahu karyawannya tentang betapa pentingnya ia bagi perusahaan dengan menulis memo berikut:
   
   Kamu adalah orang pxnting
mxskipun mxsin kxtikku modxl kuno, tapi ia dapat bxkxrja dxngan baik, kxcuali satu huruf saja .
    
   kau mungkin bxrpikir bahwa jika sxmua huruf dapat bxkxrja dxngan baik dan hanya satu saja yang rusak, maka tidak ada yang memperhatikan. Tapi txrnyata kxrusakan pada satu huruf saja dapat mxnghancurkan sxmua usaha yang txlah dirintis.
   Kau mungkin bxrbicara dalam hati "ahh..., aku hanya satu orang. Mustahil ada yang mxmpxrhatikan apalagi aku tidak bxrsungguh-sungguh." Tapi sxsungguhnya hasilnya sangat bxrbeda. Sxbab, untuk mxmiliki suatu lxmbaga yang xfxktif, suatu organisasi harus di dukung olxh sxmua anggota dxngan sxgxnap kxmampuan mxrxka.
    
    jadi, lain kali kau mxnganggap dirimu tidak pxnting, maka ingatlah mxsin kxtik kunoku ini .

                   KAMU adalah orang PXNTING

Senantiasa

Senantiasa
Ku mencoba tuk s’lalu ada
Saat kau menangisi duka
Atau saat berbagi tawa
Senantiasa
Tak pernah cukup mudah
Namun hasrat membuatku bisa
Tentangmu adalah asa
Senantiasa
Kuhindari menorehkan luka
Membuatmu s’lalu bahagia
Kemarin, kini dan sepanjang masa

Jumat, 29 April 2011

Aku Padamu

Waktu yang menbawa bersamamu
Menempuh angin yang berlalu
Sekedar tuk menyapa rinduku
Dari sejuta harapan
Tersirat keengganan
Tak sangggup tuk membisu
Membisu bahwa diriku ini pemujamu . .


@RiLoVcI .

Kamis, 28 April 2011

Tanpa Judul

Tanpa Judul

Maaf saya tidak dapat menemukan judul yang tepat
untuk untaian kalimat yang hendak saya tulis
   hari-hariku dipenuhi oleh suara-suara tak bergetar seperti kemarin ....
getaran itu semakin lama semakin sayup... perlahan
getaran itu melemah dan berhenti
seperti denyut nadi anak-anak ingusan
tak terdengar mereka oleh gesekan angin

Jika demokrasi adalah judul terindah bagi suatu bangsa
maka bangsaku hendak menggunakannya pula
mereka mengorbankan jiwa dengan sukarela atau dengan pesan
mereka sama-sama berdarah dan bahkan hilang oleh dahaga tanah
aliran sari-sari makanan kebebasan tak pernah sampai
tersebar ke seluruh tubuh
berhenti mereka di antara lembaran-lembaran kertas berstempel

Maaf jika hidupku adalah demokrasi
nampaknya ia tak punya judul lagi
kadang saya merasa sangat berharga dan ingin hidup
seperti jiwa Chairil Anwar
namun kadang saya menemukan ketidakbernilaian
yang mendorongku untuk mengakhiri hidup
the object of my affection telah mati
bersama judul tulisan-tulisan tentang demokrasi yang semakin kabur

Mencintai

Mencintai adalah rang yang MENGINJINKAN YG DICINTAI UNTUK MENJADI PRIBADI YANG LEBIH BAIK ...